• About
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

MATSAMUKA

  • DROPDOWN MENU
  • About
  • Sitemap
  • Labels
    • Bisnis Online
    • Media Sosial
    • Ragam
    • Software
    • Blogging
  • Blog Bisnis
  • Links
    • Download Video
    • Adw Cleaner
    • Malware Byte
Home » Menganalisis Pementasan Drama » Cara Menganalisis Pementasan Drama

Cara Menganalisis Pementasan Drama

Label: Menganalisis Pementasan Drama

Cara Menganalisis Pementasan Drama - Suatu hari kalian mungkin mendapat tugas dari bapak / ibu guru di sekolah. Kalian disuruh untuk menganalisis pementasan drama yang dimainkan oleh teman kalian. Beberapa di antara kalian mungkin sudah mengetahui Cara Menganalisis Pementasan Drama. Tetapi banyak dari kalian juga yang tidak mengetahui Cara Menganalisis Pementasan Drama. Sebenarnya Cara Menganalisis Pementasan Drama sangatlah mudah.


Cara Menganalisis Pementasan Drama
Cara Menganalisis Pementasan Drama




Pada kesempatan ini saya akan membantu kalian yang masih belum bisa Cara Menganalisis Pementasan Drama. Simaklah penjelasan berikut di bawah ini. 

Cara Menganalisis Pementasan Drama

Tentu kamu pernah menyaksikan pementasan drama, bukan?  Pementasan drama dapat kamu saksikan di televisi. Drama di televisi disebut dengan sinetron. Drama yang didengar melalui radio disebut drama radio.



BACA JUGA  : Cara Memerankan Tokoh dalam Drama, Berlatih Peran Sesuai Naskah Drama, dan Contoh Naskah Drama



BACA JUGA  : Teknik Mengekspresikan Dialog dalam Drama, Teknik Bermain Drama, Teknik Membaca Naskah Drama 



BACA JUGA  : Macam - Macam Penokohan / Perwatakan Tokoh Drama 
 


Drama juga disebut sandiwara. Drama adalah salah satu bentuk seni bersastra yang mendayagunakan gerakan jasmani, emosi, suara, dan pemeranan melalui akting dan dialog. Sekarang, tahukah kamu bagaimana menganalisis  sebuah pementasan drama yang ditonton atau yang didengar? Sebuah pementasan drama dapat kamu analisis  dari berbagai unsur. Berhasil tidaknya suatu pementasan drama ditentukan oleh kerjasama para pelaku pementasan drama. Pelaku pementasan drama terdiri atas berikut ini



1. Penulis Naskah/Skenario
Naskah drama tidak hanya menonjolkan seni peran, tetapi juga sarat akan pesan dan idenya pun murni merupakan pemikiran penulis naskah. Namun demikian, naskah drama pun dapat diambil dari naskah orang lain atau dari kisah-kisah klasik. Penulis naskah dapat menafsirkan ulang kisah tersebut sehingga terjadi perubahan, baik dalam sudut pandang, tokoh, ataupun settingnya, tetapi isinya tidak melenceng dari aslinya.


2. Sutradara
Sutradara adalah orang yang paling bertanggung jawab dalam suatu pementasan. Ibarat negara, sutradara adalah presidennya. la yang memutuskan peran, mengarahkan pemain, menuangkan ide artistik panggung, bahkan memikirkan biaya produksi. Semua komando berada di tangan sutradara.


3. Narator
Narator bisa juga disebut dalang. Tugasnya memaparkan isi cerita drama kepada penonton. Meskipun berakting di atas panggung, narator berada di luar alur cerita. Pemunculannya hanya untuk membuka dan menutup suatu cerita. Akan tetapi, di tengah-tengah alur cerita, ia bisa juga muncul untuk memberikan komentar terhadap cerita yang sedang dimainkan. Kehadiran narator membuat suasana lebih komunikatif, bahkan sering memancing gelak tawa. Karena itulah, seorang narator harus mempunyai kekuatan akting yang maksimal.


4. Pemain
Pemain drama disebut juga aktor dan aktris. Pemain mendapatkan peran sesuai dengan kamampuan aktingnya. Setiap orang berhak mengikuti casting (pemilihan peran) dan dari situlah, sutradara memilih yang terbaik. Saat casting, dipilih dua orang sekaligus untuk satu peran. Yang satu pemain utama dan yang lain cadangan. Setelah menerima peran, kedua orang yang lulus casting tersebut harus menghapal naskah. Mereka juga melakukan diskusi dengan lawan main.Tak jarang, mereka melakukan observasi untuk memantapkan perannya.


5.Penata Artistik
Penata artistik menyampaikan ide-ide panggungnya kepada sutradara. Dengan adanya diskusi antara penata artistik dan sutradara akan lahir kesepakatan untuk menentukan bentuk dekorasi panggung, tata cahaya, suara, dan sebagainya.


6. Penata Rias
Riasan wajah bisa memperkuat karakter yang dimainkan seorang aktor atau aktris. Riasan wajah ini dapat membedakan tokoh yangjahat dan tokoh yang baik. Karakter, kostum, cahaya juga merupakan faktor yang sangat diperhitungkan oleh penata rias.


7. Penata Kostum
Penata kostum menerjemahkan karakter suatu peran ke dalam rancangan busananya. Kostum yang dibuat haruslah sesuai dan mendukung naskah cerita.
Kalau perlu, seorang penata kostum melakukan pengamatan satu per satu terhadap peran para pemain. Gerakan-gerakan yang dilakukan pemain menjadi pertimbangan dalam pemilihan bahan dan model kostum. Sekarang, kamu telah memahami unsur-unsur pementasan drama yang perlu dianalisis.





Semoga dengan adanya Cara Menganalisis Pementasan Drama ini kalian lebih mudah dalam menganalisis pementasan drama jika sewaktu-waktu kalian mendapatkan tugas. Jadi bagi kalian yang belum bisa silahkan pelajari materi Cara Menganalisis Pementasan Drama ini dengan seksama. Semoga nilai Bahasa Indonesia kalian bisa meningkat khususnya pada materi drama. Terimakasih telah membaca Cara Menganalisis Pementasan Drama.

0 Response to "Cara Menganalisis Pementasan Drama"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Entri Populer

  • Soal Geografi Materi Biosfer
    1. Fauna wilayah Indonesia Bagian Barat termasuk fauna tipe.... A. Australis B. Panama C. Ethiopian D. Oriental E. Paleartik 2. Di daratan A...
  • Persebaran Flora di Indonesia
    Mungkin diantara kita masih belum mendapatkan gambaran -seperti apa sih persebaran flora di Indonesia?-. Seorang ahli biologi asal Belanda –...
  • Penyebab Kerusakan Tanah
    Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut: Perusakan hutan Akibat hutan yang rusak dapat mengurangi da...
  • Tata Ruang
    Tata ruang atau dalam bahasa Inggrisnya spatial plan adalah wujud struktur ruang dan pola ruang disusun secara nasional, regional dan lokal...
  • LOMBA ESSAY, PUISI DAN PHOTO SELFI BRI TAHUN 2014
    Lomba Essay, Puisi, Photo Selfie Tingkat SMA dan Sederajat I. Peserta Peserta lomba dalam rangka rangkaian kegiatan HUT BRI Ke 119 PT. Bank ...
  • Dua Bangun Datar Kongruen: Latihan 2
    Catatan ke-7  A. Pertanyaan Perhatikan gambar trapesium-trapesium dibawah ini ! Tentukan pasangan yang kongruen? ...
  • SOAL HOTS GEOGRAFI
    Pembelajaran harus HOTS, soal wajib HOTS dan semuanya terkait HOTS. Guru dan siswa jadi bingung. Sebenarnya, apa, bagaimana, dan manfaat HOT...
  • Kecepatan angin
    Atmosfer ikut berotasi dengan bumi. Molekul-molekul udara mempunyai kecepatan gerak ke arah timur, sesuai dengan arah rotasi bumi. Kecepatan...
  • Persebaran Fauna di Dunia
    Wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan oleh Huxley (1868) dan Wallace (1876). Ada...
  • Two congruent plane figures: exercise 2
    Catatan ke-8 Exercise Consider the plane figures below! Show the couples of the congruent figures? Explain step by step th e answer. ...

Arsip Blog

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Memuat...

Memuat...

Memuat...

Memuat...
Copyright 2014 MATSAMUKA. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Original Theme by Mas Sugeng. Powered by Blogger