• About
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Contact

MATSAMUKA

  • DROPDOWN MENU
  • About
  • Sitemap
  • Labels
    • Bisnis Online
    • Media Sosial
    • Ragam
    • Software
    • Blogging
  • Blog Bisnis
  • Links
    • Download Video
    • Adw Cleaner
    • Malware Byte
Home » SMA » Materi Alat Ukur Panjang Jangka Sorong

Materi Alat Ukur Panjang Jangka Sorong

Label: SMA

Materi Alat Ukur Panjang Jangka Sorong ~ Dalam ilmu fisika banyak sekali standar pengukuran yang dilakukan. Misalkan saja pengukuran volume, pengukuran massa, pengukuran panjang, dan pengukuran-pengukuran lainnya. Semua jenis pengukuran tersebut memiliki teknik, cara, dan alat yang berbeda-beda untuk membantunya. Seperti halnya untuk pengukuran standar panjang dalam fisika. Terdapat banyak sekali alat ukur panjang yang memiliki teknik, cara, pembacaan yang berbeda-beda. Dan dari perbedaan tersebut diperoleh pula hasil yang dapat berbeda karena beberapa keadaan. Pada kesempatan kali ini, kami bermaksud untuk mengulas mengenai salah satu alat ukur panjang dalam ilmu fisika. Dan materi alat ukur panjang ini pun dipelajari pada mata pelajaran  fisika kelas X SMA/MA.

Pengertian Jangka Sorong

Alat ukur panjang yang akan dibahas kali ini adalah Jangka Sorong. Jangka Sorong adalah salah satu alat ukur panjang yang memiliki tingkat ketelitian sangat tinggi. Bahkan dapat dituliskan mengenai tingkat ketelitian pengukuran yang dihasilkan oleh Jangka Sorong mencapai seperseratus milimeter, sebuah angkat untuk tingkat ketelitian yang memiliki keakuratan tinggi. Pada penggunaan alat ukur Jangka Sorong, terdapat dua kondisi ketelitian yang dihasilkan. Pada jangka sorong di bawah 30 cm, ketelitian yang dapat dihasilkan adalah 0.05 milimeter dan pada jangka sorong lebih dari 30 cm memiliki tingkat ketelitian 0.01 milimeter. Sejak pertama dibuat, jangka sorong memiliki 2 organ penting. Organ penting tersebut yang membantu alat ukur panjang ini menemukan hasil pengukuran yang akurat. Bagian pertama adalah bagian rahang tanam (rahang diam), yaitu bagian jangka sorong yang letaknya permanen dan tidak dapat digerakkan. Bagian yang kedua adalah bagian rahang sorong/dinamis (bergerak), yaitu bagian jangka sorong yang dapat digerakan ke depan dan ke belakang untuk melakukan jarak pengukuran terhadap benda. Perhatikan gamabr di bawah ini untuk lebih jelas mengenai bagian-bagian Jangka Sorong.

Bagian-Bagian Jangka Sorong
Bagian-Bagian Jangka Sorong

Kegunaan Jangka Sorong

Setiap alat diciptakan pasti memiliki  kegunaan. Kegunaan tersebutlah yang akan berguna untuk membantu kerja manusia dalam hal tertentu sesuai dengan bidang alat yang diciptakan. Kegunaan dari alat ukur panjang Jangka Sorong secara umum ada 3 kegunaan, yaitu:
  • Untuk mengukur ketebalan/panjang suatu benda.
  • Untuk mengukur diameter/sisi dalam suatu benda.
  • Dan untuk mengukur kedalaman suatu lubang benda.

Ketiga kegunaan tersebut menggunakan fungsi dari bagian jangka sorong yang berbeda. Pada gambar di atas dapat dilihat ada 3 bagian yang akan digunakan untuk mengukur 3 kegunaan tersebut.
  • Pada bagian 1 digunakan untuk mengukur diameter sebuah lubang.
  • Pada bagian 2 digunakan untuk mengukur panjang atau ketebalan sebuah benda.
  • Pada bagian 3 digunakan untuk mengukur kedalaman sebuah lubang.

Setelah melihat gambar tersebut dan penjelasannya, tentu kita sudah bisa memahami fungsi dari bagian-bagian yang lebih spesifik. Alat ukur panjang Jangka Sorong sekarang ini telah tersedia dalam bentuk digital dan analog.

Demikian ulasan singkat mengenai Materi Alat Ukur Panjang Jangka Sorong. Semoga ulasan ini dapat menambah pengetahuan kita mengenai alat ukur panjang Jangka Sorong.

0 Response to "Materi Alat Ukur Panjang Jangka Sorong"

← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Entri Populer

  • Soal Geografi Materi Biosfer
    1. Fauna wilayah Indonesia Bagian Barat termasuk fauna tipe.... A. Australis B. Panama C. Ethiopian D. Oriental E. Paleartik 2. Di daratan A...
  • Persebaran Flora di Indonesia
    Mungkin diantara kita masih belum mendapatkan gambaran -seperti apa sih persebaran flora di Indonesia?-. Seorang ahli biologi asal Belanda –...
  • Penyebab Kerusakan Tanah
    Kerusakan tanah dapat disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut: Perusakan hutan Akibat hutan yang rusak dapat mengurangi da...
  • Tata Ruang
    Tata ruang atau dalam bahasa Inggrisnya spatial plan adalah wujud struktur ruang dan pola ruang disusun secara nasional, regional dan lokal...
  • LOMBA ESSAY, PUISI DAN PHOTO SELFI BRI TAHUN 2014
    Lomba Essay, Puisi, Photo Selfie Tingkat SMA dan Sederajat I. Peserta Peserta lomba dalam rangka rangkaian kegiatan HUT BRI Ke 119 PT. Bank ...
  • Dua Bangun Datar Kongruen: Latihan 2
    Catatan ke-7  A. Pertanyaan Perhatikan gambar trapesium-trapesium dibawah ini ! Tentukan pasangan yang kongruen? ...
  • SOAL HOTS GEOGRAFI
    Pembelajaran harus HOTS, soal wajib HOTS dan semuanya terkait HOTS. Guru dan siswa jadi bingung. Sebenarnya, apa, bagaimana, dan manfaat HOT...
  • Kecepatan angin
    Atmosfer ikut berotasi dengan bumi. Molekul-molekul udara mempunyai kecepatan gerak ke arah timur, sesuai dengan arah rotasi bumi. Kecepatan...
  • Persebaran Fauna di Dunia
    Wilayah persebaran fauna pertama kali diperkenalkan oleh Sclater (1858) dan kemudian dikembangkan oleh Huxley (1868) dan Wallace (1876). Ada...
  • Two congruent plane figures: exercise 2
    Catatan ke-8 Exercise Consider the plane figures below! Show the couples of the congruent figures? Explain step by step th e answer. ...

Arsip Blog

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Memuat...

Memuat...

Memuat...

Memuat...
Copyright 2014 MATSAMUKA. All Rights Reserved. Template by CB Blogger. Original Theme by Mas Sugeng. Powered by Blogger